Sambut Tahun Baru Grup WAG GJB Salurkan Bantuan Pada Santri Korban Banjir

Kategori Berita

Sambut Tahun Baru Grup WAG GJB Salurkan Bantuan Pada Santri Korban Banjir

Admin
Saturday, 2 January 2021


Sambut Tahun Baru Grup WAG GJB Salurkan Bantuan Pada Santri Korban Banjir 

Pandeglang - Grup Whatsapp GJB Gerakan Jum'at Berkah terus bergerak hari ini pas menyambut tahun Baru Masehi 2021 Tim GWA GJB dalam menyambut tahun baru beda dengan warga lainya yaitu mengunjungi warga dan santri yang terkena dampak banjir sekaligus membagikan santunan berbentuk alat ibadah seperti sarung, Qur,an, mukena dan Nasi bok serta sejumlah uang kepada pengurus Masjid  Baitul Muttakin kampung Surianeun desa Surianen Kecamatan Patia Kabupaten, Pandeglang-Banten, 1/1/2021.


Ustd H Ade Badri Pembina Gerakan Jum'at Berkah Provinsi Banten mengatakan, "Gerakan Jum'at Berkah ini tidak ada kaitanya dengan politik ini murni kami bersilaturahmi ini pertemuan yang ke 19 dalam penyampaiannya kepada awak media, terima kasih kepada para donatur yang senantiasa tetap setia berpartisipasi dalam kegiatan ini,  semoga kebaikan para donatur Allah swt balas dengan balasan yang berlipat ganda", ungkapnya. 

Usai kegiatan gerakan jum,at berkah di masjid Baitul muttaqin kampung Surianen desa Surianen kecamatan Patia, di lanjutkan mengunjungi Santri Pondok pesantren Darussifa yang terkena dampak banjir.

Ade Badri mukri juga mengatakan, "Kegiatan ini bertujuan dalam rangka dakwah syiar islam guna menjalin dan mempererat tali silaturahmi sesama kaum muslimin".

KH Johari tokoh masyarakat desa surianen dan pengasuh podok pesantren Darusifa, mengatakan "Saya sangat mengapresiasi kegiatan Gerakan Jum'at Berkah ini, kami memang sangat membutuhkan Bantuan khususnya daerah pasisian pakidulan dan yang barusan minggu kemaren terkena banjir. Semoga kegiatan ini bisa di ikuti oleh kaum muslim lainnya untuk berbagi kepada saudara muslim yang membutuhkan. Harapanya pula agar kegiatan ini bisa tetap istiqomah sehingga bisa membantu meminimalisir problematika umat saat ini yakni kesenjangan sosial dan ekonomi", Pungkasnya. Ade m