Ada Apa dengan Kunjungan LSM GMBI Kabupaten Gowa ke Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan?

Kategori Berita

Ada Apa dengan Kunjungan LSM GMBI Kabupaten Gowa ke Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan?

Admin
Tuesday, 29 December 2020


Ada Apa dengan Kunjungan LSM GMBI Kabupaten Gowa ke Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan?

Gowa - globalinvestigasinews.online saat menerima konfirmasi dari Ketua GMBI Kabupaten Gowa menyampaikan tujuan dan hasil kunjungannya ke Disnakertrans pada hari Senin, 28 Desember 2020 sekitar pukul 10.00 WIB kepada Media yang juga Media  Mitra bahwa dengan adanya Dinas Tenaga Kerja Provinsi sebagai LSM aktif GMBI Kabupaten Gowa, yang memang merupakan badan pengawas sosial sekaligus pendamping hukum bagi masyarakat yang membutuhkannya, dapat mengajukan pengaduan.



Dan saat itu, LSM sedang menjalankan tugasnya sebagai lembaga gerakan masyarakat di bawah Indonesia terkait pendampingan kepada masyarakat yang merasa mendapat perlakuan sebagaimana mestinya sebagai pekerja yang diduga pekerjanya mendapat perlakuan yang tidak di  sesuai dengan prosedur karena diduga salah satu pihak perusahaan melakukan PHK.

 Kejadian ini, LSM GMBI, bisa diketahui ketika ada pihak masyarakat yang mengadukan oknum perusahaan tersebut yang diduga mendapat perlakuan tidak sesuai dengan ketentuan UUD ketenagakerjaan.

Yang terjadi saat ini terjadi di sebuah perusahaan produksi air minum mineral di Jalan Bonto Bonto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.


 Hal tersebut berdasarkan perlakuan terhadap perusahaan yang memberhentikan karyawannya yang diduga tidak sesuai dengan prosedur UUD Ketenagakerjaan, sehingga hal tersebut menjadi cerita yang panjang.  Alasannya karena setelah karyawannya mengadu ke GMB Kabupaten Gowa, kemudian LSM GMBI melanjutkan ke Disnakertrans di Jl perintiserdekaan No.69 Makassar bidang mediator hubungan industrial HI Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam mediasi pertemuan antara kedua pihak yang masing-masing didampingi oleh asisten perwakilan yang baik

 Dari sisi mantan tenaga saing dengan tojeng, dan dari pt.mega perkasa pandaan.


 Daya saing dengan tojeng, telah memberikan kewenangan penuh kepada LSM GMBI Kabupaten Gowa di bidang litigasi dan penyidikan, untuk membahas hak-haknya sebagai pekerja di perusahaan produksi air mineral yang diduga kuat pemecatannya tidak sesuai dengan ketentuan.  peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003.


Ditambahkan pula hasil monitoring dan konfirmasi yang dilakukan oleh LSM GMBI.  Dari hasil penyidikan diketahui bahwa sejak mulai sistem rekrutmen hingga aturan mempekerjakan perusahaan, sudah muncul tuduhan-tuduhan yang bertentangan dengan hukum karena menurut aturan dalam undang-undang ketenagakerjaan tidak sesuai yaitu tidak adanya  kontrak kerja.  antara pengusaha dan pekerja yang selama ini telah mempekerjakan karyawan kompetitif dengan Tjeng selama kurang lebih 17 tahun bekerja sebagai karyawan di perusahaan, jadi bagi kami di GMBI ini adalah temuan terkait ketidakpatuhan perusahaan terhadap PT MEGA Perkasa Pandaan dengan undang-undang ketenagakerjaan.
Yang sesuai untuk dinas ketenagakerjaan baik di Kabupaten Gowa sebagai pengawas maupun di provinsi sebagai pemegang peran HI.  hubungan industrial sehingga hasil penyelidikan ini bagi kita GMBI merupakan temuan yang akan kita desak pemerintah, dalam hal ini dinas ketenagakerjaan turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan sebelum bahkan berdampak lebih buruk pada pekerja yang banyak diantaranya  jangan berobat.  “Hak yang sama seperti yang telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan, termasuk yang mengangkut masalah Upah / Gaji sebagai pekerja jasa,” kata Nasir, Ketua KSM Kecamatan Pattallassang, LSM GMBI.

Dengan hal tersebut diatas maka tim media mencoba menghubungi via WhatsApp dan Bp Deni selaku Manager PT Mega Perkasa Pandaan, Untuk konfirmasi, namun saat mencoba menghubungi via WhatsApp Pak Deni hanya Centrang dua warna biru yang artinya sudah  sudah dibaca tapi belum direspon.  Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan mengenai sebab dan akibat pemecatannya dan tidak ada penjelasan penyelesaian kepada Media.


Sumber :: Patner Media, LSM GMBI
Konfirmasi melalui chat belum direspon oleh pengelola PT mega Perkasa Pandaan